Monday, December 31, 2012

The Exotic of Prambanan

Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.

Candi ini terletak di desa Prambanan, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Candi ini adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil.

Menurut prasasti Siwagrha, candi ini mulai dibangun pada sekitar tahun 850 masehi oleh Rakai Pikatan, dan terus dikembangkan dan diperluas oleh Balitung Maha Sambu, di masa kerajaan Medang Mataram.

Sumber: wikipedia














For more pictures please visit Album

Cerita dari yang lalu - Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko adalah situs purbakala yang merupakan kompleks sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari komplek Candi Prambanan.

Candi ini menampilkan atribut sebagai tempat berkegiatan atau situs pemukiman, namun fungsi tepatnya belum diketahui dengan jelas. Candi Ratu Boko diperkirakan sudah dipergunakan orang pada abad ke-8 pada masa Wangsa Sailendra (Rakai Panangkaran) dari Kerajaan Medang (Mataram Hindu).

Nama "Ratu Boko" berasal dari legenda masyarakat setempat. Ratu Boko (Bahasa Jawa, arti harafiah: "raja bangau") adalah ayah dari Loro Jonggrang, yang juga menjadi nama candi utama pada komplek Candi Prambanan.

Secara administratif, situs ini berada di wilayah Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dan terletak pada ketinggian hampir 200 m di atas permukaan laut.

Candi ini dicalonkan ke UNESCO untuk dijadikan Situs Warisan Dunia sejak tahun 1995.

Sumber: wikipedia











For more pictures please visit album

Wednesday, November 7, 2012

Street Hunting Fotografer.net Pontianak

#POSH (POntianak  Street Hunting)

Tanggal 4 November 2012 kemarin telah dilakukan Street Hunting bersama yang di selenggarakan oleh Komunitas Fotografi terbesar di Indonesia yaitu Fotografer.net . Saya menyempatkan diri untuk ikut dalam acara tersebut. Sekitar 47 kota mengikuti acara tersebut dan salah satunya kota Pontianak. Di Pontianak sendiri diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari berbagai komunitas atau grup yang ada di Kalimantan Barat.

Rute yang di tempuh mulai berangkat pukul 07.00 WIB dari Swalayan Kaisar kemudian masuk ke Jalan Sisingamangaraja diteruskan ke Jalan Tanjung Pura menuju Taman Alun-Alun Pontianak, kemudian kembali lagi ke tempat semula melalui Jalan Tanjung Pura menuju Jalan Siam dan melintasi Jalan Diponegoro dan finish di Swalayan Kaisar kembali.


 Berikut saya posting beberapa foto saya, meskipun jauh dari sempurna namun semoga bisa dinikmati.

Foto bersama oleh: @aimanta














Monday, August 27, 2012

Seminar Fotografernet oleh Arbain Rambey

Seminar Canon Fotografernet di Pontianak, dengan narasumber Arbain Rambey mengambil topik “KIAT MEMBUAT PORTOFOLIO DAN PENGARSIPAN FOTO” dilangsungkan di Hotel Mercure Pontianak pada hari Minggu, 26 Agustus 2012.

Pada seminar tersebut juga dihadiri oleh founder dari Fotografernet yaitu Kristupa Saragih dan perwakilan Datascript Indonesia Ibu Angeli Ivone serta tim dari FN Romo Farano dkk.

Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang Komunitas dan peserta mengikuti Seminar ini dengan sangat antusias. Pada acara ini banyak sekali dilakukan pembagian doorprize bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dari Romo Farano yang saat itu menjadi pemandu acara.

Banyak sekali informasi baru yang peserta seminar dan khususnya saya sendiri  dapatkan dengan mengikuti seminar ini. Mulai dari pengenalan Portofolio dan tips pembuatannya serta tips pengarsipan foto yang baik dan benar.

Senang sekali bisa bisa hadir pada acara yang sangat berharga ini, semoga dilain waktu tim dari Canon dan Fotografernet dapat mengadakan acara baik Workshop maupun Seminar di kota Pontianak kembali.



Romo Farano

Kristupa Saragih

Bu Ivone dari Datascript










Tuesday, August 7, 2012

Perjalanan di desa Retok Acin

Perjalanan saya di desa Retok Acin. Perjalanan ke desa ini menempuh waktu sekitar satu setengah jam melalui jalur sungai jika berangkat dari Pontianak. Desa ini memiliki jumlah penduduk yang relatif sedikit, yaitu dengan jumlah kepala keluarga kurang lebih sebanyak 100 kk. Di desa ini juga terdapat gereja peninggalan Pastor yang pernah bertugas di sana sekitar 50 tahun yang lalu.